Kisah Sedekah Yang Mengharukan

Ini kisah inspiratif dari seorang kakek asal Semarang, Jawa Tengah. Mbah Asrori. Begitu dia disapa. Pria yang kini berusia 92 tahun tersebut selalu bersedekah untuk kaum duafa di sekitarnya. Kakek berusia 92 tahun itu setiap Jumat menyediakan minimal 70 nasi bungkus untuk kaum duafa di sekitarnya.

"Seperti biasa setiap hari Jum'at beliau selalu membagikan nasi bungkus beruapa nasi kuning komplit dengan lauk-pauk yang lezat kepada tukang becak, pemulung, atau siapapun yang membutuhkan makan hari Jum'at itu minimal 70 bungkus," demikian tulis tetangga Mbah Asrori, Fajar Ali Imron Rosyid, dalam akun Facebook pagi berbagi.

Untuk bersedekah, kakek yang masih bersemangat di usia senja ini menyisihkan sebagian dari penghasilannya. "Setiap bulan beliau menyisihkan minimal Rp 400 ribu untuk sedekah setiap Jum'at itu walaupun saya tahu penghasilan beliau tidak menentu," tambah Fajar.

Menurut Fajar, Mbah Asrori telah menunaikan ibadah haji enam tahun lalu. Meskipun, menurut Fajar, jika dihitung-hitung penghasilan Mbah Asrori kala itu tak akan cukup untuk pergi ke Tanah Suci. "Namun Allah memampukan beliau."

Mbah Asrori memiliki kebiasaan mengayuh sepeda ke manapun pergi. Selain itu, dia selalu membawa radio kecil. "Dia selalu menyetel saluran radio Masjid Agung Semarang," tulis Fajar.

"Benar sabda Rasulullah, barangsiapa senang bersedekah dan silaturahim maka Allah akan panjangkan umurnya dengan barokah rejeki tiada disangka sangka," tambah dia. Dengan bersedekah maka kita akan semakin merasa bahwa apa yang kita punya di dunia ini hanyalah titipan semata dan akan diambil bila Dia berkehendak.

Banyak juga yang mengatakan bahwa sebenarnya rejeki dari beberapa orang mengalir lewat kita, jadi sebenarnya kita ini hanyalah "penyalur" atau tempat atau alat dari rejeki orang lain. Dan Allah sengaja berbuat demikian untuk menhguji kadar keimanan kita sebagai hambanya.

Cara Mengurangi Nyeri Saat Haid (Menstruasi)

Bagi para wanita, saat haid (menstruasi) tiba rasanya tubuh tidak fit, emosi naik turun, perut nyeri, kram dan sebagainya. Semua hal tidak menyenangkan ini sering dialami wanita menjelang dan pada saat menstruasi. Nyeri saat menstruasi adalah hal yang normal, anda tidak perlu khawatir karena itu merupakan gejala normal dari serangkaian Premanstrual Syndrome atau PMS.  

Penyebab PMS diduga karena adanya faktor hormonal yaitu terjadi karena tidak sempurnanya proses ovulasi yang diakibatkan tidak seimbangnya hormon. Bisa saja penyebab ketidakseimbangan hormon estrogen dan progesteron atau dapat juga disebabkan karena estrogen dominan yang berlebih yang berasal dari luar tubuh. Walau begitu, rasa nyeri ini kadang mengganggu dan membuat konsentrasi menurun. 

Adapula yang mengatakan sesuai penelitian yang ditemukan , PMS disebabkan estrogen dan hormon menstruasi yang berinteraksi dengan serotin. PMS juga dihubungkan dengan adanya asupan vitamin B , kalsium dan juga magnesium. Gejala PMS akan muncul satu atau dua minggu sebelum anda mengalami menstruasi.
Gejala-gejala yang mungkin terjadi pada anda akan mengalami menstruasi, yaitu:
1. Payudara nyeri dan mengalami bengkak
2. Mengalami pusing
3. Nyeri pada perut bagian bawah
4. Kembung
5. Depresi
6. Kelelahan
Agar aktivitas tidak terganggu selama menstruasi, ikuti tips untuk mengurasi rasa nyeri haid berikut ini, yuk baca.
1. Kompres perut dengan air hangat
Saat nyeri haid, hal pertama yang bisa ladies lakukan adalah dengan mengompres hangat, taruh air hangat (panas bisa di atur sesuai selera) di dalam botol lalu letakkan di bagian perut yang sakit. Tekhnik ini merupakan tekhnik relaksasi untuk mengatasi nyeri. 
2. Pijatan lembut pada perut
Pemijatan ringan dapat dilakukan pada bagian perut bawah secara merata dan tulang pinggang . Lakukakan juga pemijatan secara hati-hati pada otot sekitar pusar dengan cara mencubit . Anda juga bisa menyempurnakan pijatan ringan di sebelah otot bagian dalam tulang kering dari atas sampai bawah. 
3. Makan buah pisang
Pisang mampu mengurangi nyeri saat haid, perbanyak konsumsi pisang menjelang menstruasi akan datang bulan. Hal ini dapat membantu mengurangi rasa nyeri pada saat haid. 
4. Konsumsi lebih banyak zat besi
Saat menstruasi, wanita lebih sering terkena anemia atau kekurangan sel darah merah. Hal inilah yang sering membuat tubuh lemas, pandangan kabur, bahkan pingsan. Karena itu, konsumsi makanan yang banyak mengandung zat besi, antara lain daging merah, hati ayam, kacang-kacangan dan bayam. 
5. Minum kunyit asam
Ini dia minuman yang dipercaya dapat menghilangkan nyeri dan melancarkan menstruasi, kunyit asam! Meskipun sudah banyak minuman kunyit asam yang instan di pasaran, namun lebih baik Ladies membuat kunyit asam sendiri di rumah karena lebih terjamin khasiatnya. Tak hanya untuk menghilangkan nyeri, kunyit asam juga dapat membuat tubuh kita lebih segar dan dapat melangsingkan tubuh lho.
Cara Membuat Jamu Kunyit Asam :
1. Ambil satu rimpang kunyit ukuran besar, diiris tipis lalu ditumbuk atau digeprek
2. Rebus kunyit yang telah ditumbuk dengan asam
3. Beri gula merah atau gula putih sesuai selera
4. Beri sedikit garam sebagai penyedap
5. Rebus hingga mendidih
6. Setelah mendidih, diamkan rebusan hingga agak dingin lalu disaring
7. Jamu kunyit asam siap untuk diminum
6. Perbanyak minum air putih
Saat menstruasi, tubuh akan mengeluarkan cairan lebih banyak dari biasanya. Jika jarang minum, Ladies akan mengalami dehidrasi yang berakibat pada rasa lemas pada tubuh. Oleh karena itu disarankan untuk banyak minum air putih ketika menstruasi. Hindari minum kopi  saat haid, karena akan membuat perut kamu semakin kembung dan tidak nyaman. 
7. Olahraga ringan
Olahraga yang bisa membantu anda meringankan nyeri haid adalah dengan berjalan kaki. Dengan  anda melakukan jalan kaki dapat membuat gerakan otot sehingga dapat meningkatkan denyut jantung, bisa anda lakukan selama 30 menit secara teratur . Jogging juga bisa menjadi alternatif untuk anda meringankan nyeri haid. Dengan jogging anda dapat memperlancar aliran darah sekaligus untuk  meningkatkan metabolisme tubuh. Alternatif lainnya yaitu yoga. Dengan  yoga anda dapat mengatur pernapasan saat menstruasi selain itu juga olahraga ringan seperti yoga dapat membuat anda rileks serta meningkatkan sirkulasi darah 
8. Tidur teratur dan hindari begadang
Saat menstruasi, tubuh Ladies membutuhkan istirahat yang cukup. Tidur dapat membantu mengurangi rasa sakit dan nyeri saat menstruasi. Hindari begadang dan tidurlah setidaknya 7 jam ketika sedang menstruasi. 
9. Konsultasikan kepada dokter
Pilihan ini bisa menjadi alternatif terakhir anda. Disarankan untuk anda berkonsultasi dengan dokter. Meskipun pada umumnya wanita yang mengalami menstruasi akan merasakan nyeri tetapi jika nyeri tidak hilang dan sangat mengganggu bisa jadi awal adanya gejala masalah pada alat reproduksi. Sehingga pemeriksaan dokter akan membantu anda untuk mengetahui lebih awal dan memberikan penanganan yang tepat.
Itulah beberapa tips yang bisa anda gunakan sebagai cara mengatasi nyeri saat menstruasi. Dan semoga dapat memberikan manfaat bagi semua. Delamat mencoba ...

Manfaat Cokelat Hitam ( Dark Chocolate )

Semua pasti sudah tahu tentang cokelat hitam ini, namun belum tentu tahu manfaat darinya. Makan cokelat hitam bisa melindungi dari penyakit jantung dan stroke. Dan pada pria, cokelat hitam bisa memberikan manfaat yang lebih untuk kesehatannya ketimbang wanita.

Manfaat Cokelat Hitam ( Dark Chocolate ) berupa efek anti-pembekuan yang diaktifkan dalam waktu dua jam pada kedua jenis kelamin dan dampaknya lebih besar pada pria.

Menurut Ilmuwan di University of Aberdeen Rowett Institute of Nutrition and Health, memakan sepotong cokelat dalam sehari menjadi rahasia untuk jantung sehat.

"Ini adalah efek yang kuat dalam tubuh laki-laki dan perempuan, tapi lebih rendah pada wanita,"kata pemimpin peneliti Dr Baukje de Roos, dari Rowett Institute seperti dikutip Deccanherald.

"Tapi mungkin makan sedikit dark chocolate yang mengandung setidaknya 70 % kakao setiap hari lebih banyak kebaikannya dibanding bahayanya," tambahnya.

Para peneliti dari Rowett bergabung dengan Institute of Food Research di Norwich untuk mempelajari apa yang terjadi dalam darah 42 relawan yang sehat, 26 perempuan dan 16 laki-laki, setelah makan cokelat hitam, khusus dikuatkan dengan ekstrak kakao. 

Peneliti menyelidiki efek pada pembekuan darah yang dapat menyebabkan serangan jantung dan stroke.

Senyawa yang disebut flavanols yang ditemukan di kakao, teh dan apel, tampaknya memiliki efek menguntungkan pada fungsi trombosit dan jumlahnya lebih tinggi pada cokelat yang banyak kakaonya.

Fungsi trombosit orang yang makan dark chocolate yang diperkaya, dibandingkan dengan fungsi trombosit pada relawan yang makan cokelat hitam. Sampel darah dan urine diambil dan kemudian dianalisis dua jam dan enam jam setelah mengkonsumsi coklat. 

"Efek terkuat terlihat dua jam setelah coklat dimakan," kata laporan itu. 

Peneliti menemukan, dark chocolate yang diperkaya secara signifikan meningkatkan waktu pendarahan setelah enam jam dimakan, baik pada pria maupun wanita. Ini mungkin disebabkan oleh metabolisime tubuh manusia memproduksi dari flavanol.

Selain itu, anda ingin menurunkan berat badan lebih cepat? Makan cokelat hitam. Serius, sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam Archives of Medicine Internasional menemukan, cokelat efektif saat diet.

Seperti diberitakan Prevention, cokelat hitam (dark chocolate) telah dipercaya memiliki khasiat kesehatan selama bertahun-tahun. Menurut peneliti, senyawa flavonoid terbukti dapat menurunkan kolesterol jahat, menurunkan tekanan darah tinggi, meningkatkan serotonin dan tingkat endorfin di otak, serta menurunkan berat badan.

Untuk mengeksplorasi cokelat ini, peneliti dari Meinz, Jerman menempatkan peserta pada salah satu dari tiga diet rendah karbohidrat. Mereka diberikan cokelat hitam sebanyak 1,5 ons (81%) per hari.

Tiga minggu kemudian, kelompok rendah karbohidrat berhasil menurunkan berat badan selama 10 persen. "Seperti yang kami perkirakan, cokelat dapat membantu mereka mendapatkan bobot tubuh ideal. Hebatnya lagi, mereka yang mengonsumsi sebatang cokelat tiap hari bisa turun lebih cepat," kata penulis studi, Johannes Bohannon.

"Kakao mengandung banyak senyawa bioaktif yang mungkin berperan menurunkan berat badan. Tapi penelitian lebih lanjut diperlukan untuk melihat reaksi metabolik," katanya.

Oleh karena itu, lebih baik pilih cokelat hitam karena cukup dengan dua kotak kecil per hari dapat meningkatkan lima manfaat kesehatan.
1. Otak
Kokoa mengandung antioksidan bernama polifenol yang meningkatkan aliran darah ke otak sehingga meninkgaktan kecerdasan dan ingatan. 
2. Jantung
Epicatechin, slah satu komponen dalam kokoa yang terasa pahit bisa menurunkan tekanan darah. Setelah dua minggu mengonsumsi cokelat hitam bisa menurunkan risiko dari stroke hingga 20 %. 
3. Mood
Lemak kokoa buter bisa mendorong endorfin alami dan sedikit anandamide, sebuah bahan yang bekerja seperti mariyuana pada otak. Namun, tak perlu khawatir rasa bahagia yang ditimbulkan tidak tinggi seperti mariyuana. 
4. Mengidam
Mengonsumsi cokelat bisa membuat kecanduan, untuk makan lagi dan lagi. 
5. Turunkan berat badan
Penelitian menemukan fakta bahwa mereka yang mengonsumsi cokelat memiliki tubuh lebih ramping dibandingkan dengan yang tidak makan sama sekali.

Menjauhkan Anak Dari Sifat Ghibah

Sebagai orang tua yang memiliki anak tentu merupakan harapan agar anaknya menjadi seorang muslim yang baik hatinya, perilaku, serta pribadinya. Dan orang tua juga tentu memiliki tanggung jawab lebih atas perilaku serta nasihat yang membentuk anak anak mereka kelak. Di jaman yang modern ini tak jarang kita melihat lingkungan, acara telivisi yang tidak lagi mementingkan untuk saling menjaga perasaan. Acara gosip, menggunjing, gibah sudah menjadi hal yang lumrah di lingkungan serta media yang beredar yang jelas jelas dilarang Oleh Allah dan Rasul-Nya, dan pastinya sangat bisa menyakiti perasaan orang lain.
“dan janganlah mencari-cari keburukan orang” (QS. Al-Hujurat: 12) 
“Berhati-hatilah kalian dari tindakan berprasangka buruk, karena prasangka buruk adalah sedusta-dusta ucapan. Janganlah kalian saling mencari berita kejelekan orang lain, saling memata-matai, saling mendengki, saling membelakangi, dan saling membenci. Jadilah kalian hamba-hamba Allah yang bersaudara.” (HR. al-Bukhari dan Muslim) 
“Sesungguhnya apabila engkau mencari-cari aib orang lain, maka engkau telah atau hampir merusak mereka” (HR. Abu Daud) 
“dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya”(Al-Hujurat: 12) 
Dari Abu Hurairah, dia bekata : Ditanyakan kepada Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam tentang “apakah ghibah?” Beliau berkata ““Engkau menyebut-nyebut saudaramu tentang sesuatu yang ia benci.” Beliau ditanya “Bagaimana menurutmu jika sesuatu yang aku sebutkan tersebut nyata-nyata apa pada saudaraku?” Beliau shallallahu ‘alaihi wasallam menjawab, “Jika memang apa yang engkau ceritakan tersebut ada pada dirinya itulah yang namanya ghibah, namun jika tidak berarti engkau telah berdusta atas namanya.” (HR Muslim)
Lingkungan saat ini tak jauh dari banyak tindakan yang dilarang agama yang anehnya dianggap lumrah. Ghibah salah satunya, akibat dari ghibah sangat besar dan membahayakan bagi pelakunya. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam dengan tegas-tegas mengatakan:
‘Aisyah berkata : Aku pernah berkata kepada Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam “Cukuplah bagimu Shafiyyah itu begini dan begini..” Maksud ‘Aisyah adalah bahwa Shafiyyah itu seorang wanita yang pendek. Maka Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam berkata “Sungguh engkau telah mengucapkan kata – kata (buruk), seandainya (kata-kata buruk itu) dicampurkan ke laut, maka akan tercampur semuanya (menjadi busuk).” (HR. Abu Daud). 
“Ketika aku diangkat (min’raj ke langit), aku melewati suatu kaum yang berkuku tembaga, mereka mencakar wajah dan dada mereka sendiri. Aku berkata “Siapakah mereka ya Jibril?” Jibril menjawab “Mereka adalah orang-orang yang memakan suka daging manusia (menggunjing) dan menodai kehormatan mereka. (HR. Abu Daud)
Lingkungan yang terkadang menjadi pemicu akan perilaku anak nanti sangat perlu kita kontrol, tentu tidak dengan hal yang kasar, keras ataupun menakut-nakuti sang anak. Anak lebih condong menjadikan Ibu sebagai panutannya, karena Ibu lebih dekat dan lebih sering bersama dengan anak. Berikut ini sedikit kisah yang semoga bisa kita ambil pelajaran

Di sebuah lingkungan kecil ada seorang gadis kecil yang bernama Habibah berlari memasuki rumah. “Mah, Mah, ada yang sudah tak sabar ingin aku ceritakan kepada Mamah…”

“Tunggu sebentar,” sela Mamahnya dengan senyum bijak. “apa pun yang mau Bibah ceritakan ke mamah, apa Bibah sudah menyaringnya dengan tiga ayakan?”

“Tiga ayakan?” tanya bibah bingung.

“Iya, Sayang. Tiga ayakan! Mari kita lihat apakah cerita bibah akan melewati tiga ayakan itu. Ayakan pertama adalah kebenaran. Apa Bibah sudah fikirin yang ingin Bibah ceritakan merupakan kebenaran?”

“Yah,” kata Bibah ragu-ragu. “Aku mendengarnya dari orang lain, jadi aku tidak terlalu yakin…”
“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kamu sekalian kepada Allah dan katakanlah perkataan yang benar,” (QS. Al-Ahzab: 70) 
Diriwayatkan dari Abdullah bin Mas’ud bahwa Rasulullah Shallallhu ‘Alaihi Wasallam berkata: “Hendaklah kamu harus selalu bersifat jujur, maka sesungguhnya kejujuran menunjukkan kepada kebaikan, dan sesungguhnya kebaikan membawa ke surga. Dan senantiasa seseorang bersifat jujur dan menjaqa kejujuran, sehingga ia ditulis di sisi Allah sebagai orang yang jujur. Jauhilah kebohongan, maka sesungguhnya kebohongan membawa kepada kefasikan, dan sesungguhnya kefasikan membawa ke neraka. Senantiasa seseorang berbohong, dan mencari-cari kebohongan, sehingga ia ditulis di sisi Allah sebagai pembohong.” (HR. Muslim) 
“Celakalah orang yang berbicara kemudian dia berdusta (dengan tujuan) untuk membuat orang-orang tertawa, celakalah dia, celakalah dia!” (HR. At-Tirmidzi)
“Baik,” kata Mamahnya. “Itu jawaban jujur. Kalau begitu mari kita coba menyaringnya dengan ayakan kedua.
Ini ayakan kebaikan. Karena apa yang mau Bibah ceritakan kepada Mamah belum tentu mengandung kebenaran, apakah setidaknya hal itu memiliki kebaikan?”

Bibah Menundukan matanya. “Yah, tidak,” akunya. “Tidak juga. Malah sebaliknya.”
“Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya dari pada urat lehernya, (yaitu) ketika dua orang malaikat mencatat amal perbuatannya, seorang duduk disebelah kanan dan yang lain duduk disebelah kiri. Tiada suatu ucapan pun yang diucapkannya melainkan di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir” (QS. Qaaf : 16-18) 
“Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka hendaknya dia berkata yang baik atau diam” (HR. al-Bukhari dan Muslim)
“Nah,” lanjut Mamahnya yang bijaksana itu, “kalau begitu akan kita gunakan ayakan ketiga, untuk melihat apa yang mau Bibah ceritakan ke mamah, walaupun tidak benar ataupun baik setidaknya perlu?”

“Yah, tidak benar-benar perlu…” Bibah terdiam dan berfikir.
Dari Abu Hurairah radhiallahunhu dia berkata : Rasulullah Shallallahu ’Alaihi Wasallam bersabda : Merupakan tanda baiknya Islam seseorang, bahwa dia meninggalkan sesuatu yang tidak berguna baginya . (HR. AT-Tirmidzi)
“Kalau begitu,” kata Mamahnya, memeluk Bibah dengan maklum, “Karena apa yang akan Bibah ceritakan kepada Mamah tidak benar, baik ataupun perlu. Mamah saranin kita menguburnya dalam-dalam di tanah pelupaan tempat kita biasa melupakan hal-hal yang biasa kita ingin lupakan, tempat cerita itu takkan pernah lagi menyakiti hati siapa pun.”
“Sesungguhnya seorang hamba yang mengucapkan suatu perkataan yang tidak dipikirkan apa dampak-dampaknya akan membuatnya terjerumus ke dalam neraka yang dalamnya lebih jauh dari jarak timur dengan barat” (HR. al-Bukhari dan Muslim)
Mari ajarkan anak anak kita untuk menghargai perasaan orang lain, menjaga perilaku dan sikapnya agar kelak tidak merugikan orang lain.

Cara Membuat Agar Jilbab Tidak Mudah Kusut

Buat wanita wanita cantik yang sudah memakai hijab, apakah selama ini kalian punya masalah dengan kerudung yang gampang kusut?  Biar berhijab enggak menjadi ribet dan tetap bisa tampil dengan kerudung yang rapi asalkan memperhatikan hal hal berikut ini

Perhatikan Bahan dari Kerudung
Bahan kerudung pasti bermacam macam, ada yang mudah kusut, ada yang harus disetrika terlebih dahulu biar enggak kusut, dan ada juga yang tanpa perlu disetrika kerudung tetap bisa terlihat rapi. Anda bisa memilih kerudung dengan bahan jersey, nylon, lycra, atau polyester. Selain itu, pilih juga jenis kerudung yang bisa menyerap keringat dengan baik agar rambut tetap sehat.

Gunakan Gantungan Khusus
Anda pasti tahu kan kalau ada gantungan khusus yang memang diperuntukkan bagi yang berhijab. Gantungan ini memberikan banyak manfaat untuk yang merasa kesulitan dalam mengatur kerudungmu di lemari. Dengan menggunakan gantungan khusus kerudung,mudah  akan mudah menata, mencari, dan mengambil kerudung dari tempatnya.

Sediakan Laci Khusus
Jika Anda tidak menyukai gantungan, Anda bisa kok menggunakan laci khusus yang memang diperuntukkan bagi kerudungmu. Anda bisa mengelompokkan kerudung mana yang biasa digunakan untuk bepergian dan kerudung mana yang biasa digunakan untuk kepentingan urgen. Dengan begitu, kerudung pun tidak mudah lecek karena bisa mengambilnya dengan mudah.

Gunakan Steamer
Untuk menghilangkan garis kusut pada kerudung, Anda bisa menggunakan uap stemer yang mampu membuat kerudung rapi tanpa membutuhkan waktu lama. Jadi, kamu bisa rapikan kerudungmu kapan saja dan di mana saja.

So, enggak ada lagi kerudung kusut kan kalau mencoba menerapkan cara cara tersebut diatas, selamat mencoba.

Membedakan Handphone Asli atau Replika

Meningkatnya penjualan smartphone di Indonesia membuat sejumlah pedagang nakal menjual smartphone supercopy atau replika. Biasanya, smartphone replika dibuat dengan mesin kualitas rendah namun mengatasnamakan brand-brand smartphone besar.

Awalnya, perbedaan antara smartphone replika dengan yang asli masih bisa terlihat. Namun saat ini, produsen smartphone replika seakan mencoba membuat smartphone produksinya semakin mirip dengan asli.

Mulai dari sistem, bentuk fisik, dus, hingga kelengkapan perangkat seperti charger, kartu garansi, buku panduan, dan baterai dibuat hampir menyerupai aslinya. Kebanyakan brand yang dipakai oleh smartphone replika, yaitu Samsung dan iPhone.

Namun jangan khawatir, smartphone replika masih bisa dibedakan dengan mata telanjang. Bagi Anda pengguna Samsung contohnya, inilah tips membedakan smartphone yang asli dengan replika:
1. Warna logo brand pada plastik atau dus luntur. Cobalah untuk mengusap logo brand pada plastik, jika warna logo tersebut membekas di jari Anda, maka sudah bisa dipastikan bahwa smartphone yang Anda beli adalah replika. "Dari plastiknya sudah bisa tahu itu replika atau bukan. Kalau yang asli pasti enggak akan luntur," ungkap Leni, salah satu promotor Samsung di Mall Ambassador lantai 2, Jakarta Selatan, Senin (23/2). 
2. Icon LCD di kanan atas tidak beraturan. Pada Samsung Galaxy Note 4 replika, icon yang berada di kanan atas ukurannya tidak sama dan letaknya tidak beraturan. 
3. Letak speaker dan tombol home berbeda dengan Samsung asli. "Speakernya letaknya jauh dari batas casing, kadang-kadang ke tengah banget. Tombol home juga begitu, kadang ke atas banget," lanjut Leni. 
4. Tidak ada tulisan 'Samsung' di bawah speaker. Biasanya Samsung replika tidak menyertakan nama 'Samsung' di bawah speaker seperti yang asli. Namun semakin canggih, banyak produsen menyertakan nama 'Samsung'. "Untuk ngebedainnya, coba dikerik pakai kuku tulisan Samsung-nya. Kalau dia terkelupas, berarti itu palsu. Sama dengan nama 'Samsung' di bodi belakangnya," ungkap Leni. 
5. Pada gambar baterai, sinyal, dan notification berwarna-warni. "Biasanya keterangan baterai, sinyal, dan notification itu satu warna, warna putih semua. Tapi kalau yang replika itu bisa merah, kuning, hijau," ujar Leni. 
6. Gambar pada kamera replika buram. Kualitas kamera tidak sesuai dengan ukurannya. 
7. Jika dinyalakan, biasanya pada smartphone Samsung langsung muncul logo Samsung. Pada smartphone replika yang muncul adalah logo lain. 
Atau juga menggunakan cara mudah dan cepat serta tingkat akurat membedakan ponsel ini original atau replika 100%, adalah sebagai berikut :
  1. Langkah pertama matikan smartphone atau produk yang ingin cek kualitas nya
  2. Pastikan perangkaat sudah dalam keadaan 100% mati
  3. Jika sudah silahkan tekan pada tombol power dan secara bersamaan tekan tombol volume,dan tombol home,tekan 3 tombol itu secara bersamaan,jangan di lepaskan sampai produk tersebut hidup dan menampilkan sistem dari produk tersebut.hal ini hampir mirip dengan cara root os android,hanya saja cara ini bisa di gunakan pada hp replika untuk melakukan cek perangkat,
  4. Jika perangkat tersebut replika ketika masuk ke sistem tertulis mediatek dan muncul robot hijau di sudut,dan setelah masuk ke sistem tulisan di sistem adalah tulisan mandarin,maka produk tersebut adalah produk replika,
  5. Jika tampilan berbahasa ingris dan tampilan robot hijau di depan yang besar maka produk tersebut meruapakan produk original

Lain halnya dengan Samsung, kebanyakan Iphone melakukan rekondisi atau refurbish. Di mana para sindikat iPhone rekondisi memanfaatkan perangkat iPhone yang sudah rusak atau yang sudah ditarik Apple untuk dihancurkan, kemudian dia perbaiki dan mengganti perangkat yang rusak sehingga terlihat baru.

Leni menambahkan, pembeli iPhone untuk mengecek kondisi fisik, aksesoris, maupun baterai apakah masih dalam kualitas baik atau buruk. Bila perlu, setelah membeli iPhone sebaiknya dicek ke gerai resmi Apple terdekat.

Banyaknya peredaran smartphone replika atau rekondisi membuat para pengguna maupun yang ingin membeli smartphone harus ekstra hati-hati. Hal penting diperhatikan adalah jangan tergiur dengan harga smartphone replika yang murah. Jika rusak, smartphone replika tidak bisa diservis di gerai resmi maupun counter handphone biasa.

"Yang penting jangan tergiur harga murah. Karena walaupun murah tapi ngerugiin diri sendiri kan sama saja bohong. Enggak bisa diservis di gerai resmi atau counter biasa juga kalau rusak," tambah Leni.

Semoga artikel membedakan handphone asli atau replika ini, bisa memberikan manfaat bagi kita semua.

Ciri Ciri Orang Yang Didoakan oleh Malaikat

Tahukah Anda bahwa ada orang orang tertentu yang akan didoakan oleh malaikat? Ya, orang orang itulah yang termasuk orang orang pilihan. Mereka termasuk ke dalam kriteria khusus yang mendapatkan do’a dari para malaikat. Siapa sajakah mereka dan bagaimana ciri ciri sikap nya ?
1. Orang yang tidur dalam keadaan bersuci
Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa yang tidur dalam keadaan suci, maka malaikat akan bersamanya di dalam pakaiannya. Dia tidak akan bangun hingga Malaikat berdoa ‘Ya Allah, ampunilah hambamu si fulan karena tidur dalam keadaan suci’,” (Imam Ibnu Hibban meriwayatkan dari Abdullah bin Umar ra., hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih At Targhib wat Tarhib I/37). 
2. Orang yang sedang duduk menunggu waktu shalat
“Tidaklah salah seorang di antara kalian yang duduk menunggu shalat, selama ia berada dalam keadaan suci, kecuali para malaikat akan mendoakannya: ‘Ya Allah, ampunilah ia. Ya Allah sayangilah ia’,” (HR. Imam Muslim dari Abu Hurairah, Shahih Muslim 469). 
3. Orang-orang yang berada di shaf barisan depan di dalam shalat berjamaah
“Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat kepada (orang-orang) yang berada pada shaf-shaf terdepan,” (Imam Abu Dawud (dan Ibnu Khuzaimah) dari Barra’ bin ‘Azib). 
4. Orang orang yang menyambung shaf dan tidak membiarkan sebuah kekosongan di dalam shaf
Para Imam yaitu Ahmad, Ibnu Majah, Ibnu Khuzaimah, Ibnu Hibban dan Al Hakim meriwayatkan dari Aisyah ra., bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya Allah dan para malaikat selalu bershalawat kepada orang-orang yang menyambung shaf-shaf,” (hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih At Targhib wat Tarhib I/272). 
5. Para malaikat mengucapkan ‘amin’ ketika seorang imam selesai membaca al-Fatihah
Imam Bukhari meriwayatkan dari Abu Hurairah radliyallaahu ‘anhu, bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Jika seorang imam membaca ‘ghairil maghdhuubi ‘alaihim waladh dhaalinn’, maka ucapkanlah oleh kalian ‘aamiin’, karena barangsiapa ucapannya itu bertepatan dengan ucapan malaikat, maka ia akan diampuni dosanya yang masa lalu,” (Shahih Bukhari no. 782). 
6. Orang yang duduk di tempat shalatnya setelah melakukan shalat
“Para malaikat akan selalu bershalawat (berdoa) kepada salah satu di antara kalian selama ia ada di dalam tempat shalat di mana ia melakukan shalat, selama ia belum batal wudhunya, (para malaikat) berkata: ‘Ya Allah ampunilah dan sayangilah ia’,” (HR. Imam Ahmad dari Abu Hurairah, Al Musnad no. 8106).
Semoga kita juga bisa menjadi bagian dari orang orang yang selalu di do'a kan oleh para malaikat, amiin ya robbal 'alamin.

Cara Menghadapi Kesedihan Seperti Teladan Rasulullah

Kata orang kehidupan di dunia merupakan panggung sandiwara, ada kesedihan dan senda gurau. Ada kalanya menang ada kalanya kalah. Susah dan senang silih berganti. Senangnya merupakan kesenangan yang menipu, sedihnya merupakan kesengsaraan sementara. Itulah dinamika kehidupan di alam fana. Sungguh berbeda dengan kehidupan sejati dan abadi di akhirat kelak nanti. Barangsiapa senang, maka ia akan selamanya senang (Ya Allah, masukkanlah kami  ke dalam golongan ini). Barangsiapa menderita, maka ia akan menderita selamanya (wa na’udzu billahi min dzalika).

Orang beriman yang benar-benar memahami hakikat kehidupan di dunia tidak akan pernah membiarkan dirinya tenggelam dalam kesenangan sehingga membuat lupa diri. Demikian pula saat mengalami kesedihan, maka ia tidak membiarkan dirinya tenggelam dalam keputus-asaan.

Di antara ciri khas orang beriman ialah saat ia dirundung malang, maka ia segera kembali kepada Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, Allah Subhaanahu wa ta’aala. Ia segera mengingatNya (dzikrullah) dan memanggil-Nya. Sebab ia tahu bahwa hanya dengan mengingat dan memanggil Allah sajalah hati akan memperoleh ketenteraman. Tidak ada tempat lain yang patut dijadikan muara pengaduan selain kepada Rabb, Pencipta, Pemilik, Pemelihara dan Penguasa kehidupan ini.

الَّذِينَ آَمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ

”Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.” (QS Ar-Ra’du ayat 28)

Setiap orang pasti pernah mengalami kondisi hidup yang mendatangkan kesedihan. Bahkan kadangkala bila ujian hidup terasa begitu berat ia menjadi penderitaan yang menimbulkan kesedihan sangat mendalam. Barangkali ada yang anaknya atau buah hatinya baru saja berpulang ke Rahmatullah. Atau barangkali seseorang baru saja berpisah dengan pasangan hidupnya. Atau barangkali baru dapat vonis dokter kalau dirinya mengidap penyakit berat. Atau barangkali anak pertamanya lahir dengan ketidak-sempurnaan fisik alias cacat permanen. Apapun keadaannya, yang jelas semua itu merupakan ujian Allah bagi orang beriman. Bila ia lulus menghadapinya, maka derajat imannya akan naik di sisi Allah.

Alhamdulillah kita punya Rasulullah Muhammad shollallahu ’alaih wa sallam yang memberikan tuntunan bagaimana seharusnya kita selaku  orang beriman berrespon terhadap keadaan sulit dalam hidup di dunia fana ini. Beliau mengajarkan sebuah do’a bagi siapapun yang menderita kesedihan mendalam.

Bersabda Rasulullah shollallahu ’alaih wa sallam: “Doa orang yang sedang menderita (kesedihan yang mendalam) ialah:
“Ya Allah, RahmatMu aku harapkan, janganlah Engkau serahkan segala urusanku kepada diriku sendiri walau sekejap mata, perbaikilah segala urusanku, tiada ilah yang berhak disembah selain Engkau.” (HR Abu Dawud)

Dari do’a ini sekurangnya ada beberapa pelajaran yang bisa kita petik:

1. Nabi shollallahu ’alaih wa sallam mengarahkan orang yang menderita kesedihan mendalam agar hanya dan hanya mengharapkan rahmat (kasih-sayang) Allah. Nabi shollallahu ’alaih wa sallam mengajarkan ummatnya agar senantiasa kembali kepada Allah sebelum segala sesuatunya. Sebab betapapun keadaan sulit yang dihadapi seseorang, namun jika dirinya masih dirahmati Allah berarti ia masih dikategorikan sebagai orang yang beruntung. Alangkah ruginya seseorang yang berhasil meraih berbagai kesuksesan duniawi namun dirinya jauh dari rahmat (kasih-sayang) Allah. Alangkah tertipunya orang yang berhasil mendapat simpati bahkan pujian manusia banyak namun Allah tidak mencurahkan rahmat-Nya kepada dirinya.

2. Nabi shollallahu ’alaih wa sallam mengajarkan kita untuk selalu bertawakkal hanya kepada Allah semata dalam semua urusan dan situasi kehidupan. Jangan hendaknya seseorang menyerahkan urusan dan persoalan hidupnya kepada dirinya sendiri atau kepada manusia lain. Sebab tidak ada manusia yang menguasai taqdir hidup dirinya sendiri apalagi orang lain. Allah sajalah Yang Maha Kuasa untuk mengubah hidup kita dari suatu keadaan kepada keadaan lainnya. Allah sajalah Yang Maha Kuasa untuk mengubah taqdir seseorang. Oleh karenanya kita disuruh berdo’a kepada Allah. Jika do’a kita diperkenankan oleh Allah, maka sangat mungkin taqdir kita berubah. Mohonlah kepada Allah agar segala urusan kita diperbaiki-Nya.

3. Kita disuruh mengulang kembali ikrar Tauhid Laa ilaaha illa Allah. Sebab dengan kita mengulang kembali komitmen fundamental ini, maka Allah akan memandang kita sebagai seorang mu’min yang memahami sepenuhnya ucapan dalam sholat kita yang berbunyi:

إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ

”Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan.” (QS Al-Fatihah ayat 4)

Sahabatku, marilah kita menghibur diri di kala sedih dengan jalan terbaik, yaitu mengikuti sunnah Nabi Muhammad shollallahu ’alaih wa sallam. Marilah kita biasakan membaca do’a yang Nabi shollallahu ’alaih wa sallam ajarkan. Semoga dengan demikian Allah benar-benar akan mendatangkan ketenteraman bagi kita bersama. Selain itu, mudah-mudahan Allah akan memberi solusi terbaik saat kita menghadapi berbagai ujian kehidupan dunia yang fana ini.

Elok kiranya bila dalam rangka mengharapkan agar do’a kita lebih mungkin dikabulkan Allah, maka kita perbanyak membaca do’a pelipur lara ini ketika kita sedang dalam keadaan bersujud, khususnya ketika sujud terakhir dalam sholat-sholat sunnah kita. Sebab Nabi Muhammad shollallahu ’alaih wa sallam bersabda:


عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ

 أَقْرَبُ مَا يَكُونُ الْعَبْدُ مِنْ رَبِّهِ وَهُوَ سَاجِدٌ فَأَكْثِرُوا الدُّعَاءَ

“Sedekat-dekatnya hamba kepada Rabbnya ialah ketika ia sedang sujud, maka perbanyaklah do’a.” (HR Muslim)

Vitamin Dan Mineral Yang Terkandung Dalam Bahan Bahan Makanan

Setiap manusia pasti menginginkan hidup sehat. Kebutuhan akan hidup sehat belakangan memang santer digalakkan. Pola hidup tak sehat membuat beberapa orang mengalami dampaknya. Sebut saja berat badan yang tak seimbang akibat terlalu banyak mengonsumsi makanan cepat saji maupun camilan manis yang berlebihan. Selain itu keberadaan gadget yang kian menjamur menambah tingkat kemalasan dan membuat beberapa orang enggan beraktivitas atau bergerak.

Perlahan setiap orang berupaya untuk mengembalikan pola makan sehatnya. Salah satunya dengan menghadirkan beberapa makanan kaya gizi dalam setiap sajian. Kabar baiknya beberapa nutrisi seperti vitamin dan mineral ternyata bisa diperoleh dari makanan. Apa saja?
  • Di urutan pertama adalah vitamin A. Menurut Joy Yagi, MS, master nutrisi dari Bastyr University, vitamin A memiliki peran yang amat penting untuk mendukung kesehatan mata, meningkatkan imun tubuh serta baik untuk reproduksi. Sumber vitamin A dapat diperoleh dari makanan yang berwarna oranye, kuning dan merah, seperti ubi manis, wortel dan buah vitamin A, yaitu mangga dan jeruk.
  • Selain vitamin A, kamu juga bisa memperoleh sumber vitamin B khususnya vitamin B12 dari makanan. Joy Yogi menyebutkan vitamin B12 membantu menjaga kesehatan sistem saraf dan produksi sel darah merah, sehingga dapat menjauhkan diri dari risiko terkena anemia. Vitamin B12 banyak bersumber dari ikan, daging, unggas, telur dan susu. 
  • Berikutnya ada vitamin C yang berperan penting menjaga daya tahan tubuh. Jeruk merupakan sumber terbaik vitamin C. Namun begitu, buah-buahan dan sayuran yang berwarna merah, oranye dan hijau juga tak kalah melimpah kandungan vitamin C-nya. Misalnya saja buah pepaya, brokoli, stoberi, bayam dan paprika. Hal ini sesuai dengan penjelasan Joy Yogi dalam lansirannya di Mind Body Green. 
  • Kalsium, selain vitamin, tubuh juga memerlukan mineral yang juga penting untuk menunjang metabolisme maupun sistem tubuh. Salah satunya adalah kalsium. Joy Yogi mengungkapkan kalsium tidak semata penting untuk menunjang kesehatan tulang. Lebih dari itu, kalsium juga memiliki peran aktif untuk menjaga kesehatan otot, sistem saraf dan melancarkan proses metabolisme. Kalsium dapat ditemukan dalam susu dan sayuran hijau seperti bayam.
  • Zink, tak jauh beda dengan kalsium, zink memiliki peran meningkatkan kekebalan tubuh agar tak mudah diserang bakteri maupun virus. Mineral ini cukup melimpah dalam makanan laut, khususnya kerang. Di samping itu, kedelai, kacang, gandum dan susu juga menjadi sumber zink yang cukup baik. 
Itu dia beberapa vitamin dan mineral yang dapat langsung diperoleh dari sumber makanannya. Jangan lupa untuk memasukkan dalam menu sehat. Namun itu saja masih kurang, kita juga harus menjaga pola makan kita. Salah satunya adalah dengan mengonsumsi jus buah dan sayuran. Pola makan sehat yang dapat diikuti yaitu dengan mengonsumsi jus buah saat sarapan agar asupan karbohidrat dan lemak tidak berlebih setiap harinya. Mengapa ? Tentu saja agar terhindar dari berbagai macam penyakit serta menjadikan hidup lebih sehat bermanfaat. Berikut beberapa resep jus buah serta campuran sayuran yang bagus serta bermanfaat.
1. Jus apel, wortel, seledri dan lemon
Siapkan tiga buah apel, dua buah wortel, dua batang seledri serta dua sendok makan perasan jeruk lemon. Hancurkan semua buah ke dalam blender. Tambahkan es batu jika diperlukan. Jus buah rendah kalori siap dikonsumsi. Jus ini bermanfaat karena kaya akan vitamin A yang berguna untuk kesehatan mata serta tinggi akan serat yang baik untuk memelihara kesehatan saluran pencernaan. 
2. Jus wortel dan bit

Campuran buah wortel dan bit dapat menjadi alternatif yang seru untuk mengonsumsi buah dan sayur. Anda dapat menggunakan blender atau juicer untuk menghancurkan buah dan sayur tersebut setelah sebelumnya dilakukan proses blunch . Jus perpaduan sayur dan buah ini bermanfaat untuk tubuh karena mengandung kebaikan buah dan sayur ini kaya akan vitamin, mineral, dan serat. Buah bit merupakan sumber vitamin ( B9 (Asam Folat), potassium, magnesium dan fosfor ) yang berperan penting dalam pembentukan sel darah merah
3. Jus apel dan bayam
Tidak sedikit orang terutama anak anak yang tidak menyukai bayam. Sebagai alternatif, buatlah jus campuran apel dan bayam. Hancurkan tiga buah apel dan seikat bayam yang telah dibuang batangnya. Manfaat jus kombinasi ini yaitu sumber zat besi yang baik untuk mencegah anemia, dan serat yang tinggi yang baik untuk melancarkan pencernaan. 
Itulah beberapa resep jus buah serta campuran sayur yang bermanfaat bagi tubuh agar senantiasa lebih bugar sepanjang hari. Dengan paduan minuman tersebut maka tubuh akan selalu segar setiap saat. Jadilah pribadi yang sehat agar hidup bermakna dan bermanfaat.

8 Tanda tanda Tubuh Kurang Vitamin

Vitamin dikenal sebagai salah satu sumber nutrisi yang paling penting bagi tubuh. Tanpa asupan vitamin yang cukup tubuh tidak bisa melakukan metabolisme secara maksimal. Bukan hanya itu saja, kekurangan beberapa vitamin tertentu juga bakal membuat tubuh mengalami beragam gangguan kesehatan. Kabar baiknya, gejala kekurangan vitamin ini dapat kamu ketahui tandanya yang secara alami terjadi pada bagian tubuh.

Seperti dikatakan oleh Dr. Mim Beim, Ahli Neuropathy dari negara Australia yang memaparkan tujuh tanda kekurangan vitamin adalah sebagai berikut :
1. Cincin kolesterol
Tanda pertama berbentuk lingkaran putih yang ada di sekeliling iris mata. Menurut Dr. Mim Beim, tanda ini menunjukkan bahwa ada riwayat penyakit jantung dalam keluarga. Untuk mengatasinya lakukan olahraga yang rutin dan makan secara teratur. Tambahkan beberapa bawang putih dan ikan dalam menu harian agar berat badan tetap sehat. Jangan lupa untuk cek gula darah ke dokter. 
2. Orange tones
Tanda ini berupa warna oranye yang ditemukan pada pupil mata. Dr. Mim Beim menyebutkan bahwa orange tones menjadi tanda bahwa kadar gula darah dalam tubuh sedang tidak stabil. Segera kurangi makanan yang mengandung gula tinggi. Sebagai gantinya, perbanyak makanan sumber protein dan vitamin B, kromium dan seng. Lebih lengkapnya dapat segera konsultasikan dengan dokter. 
3. Kuku pucat
Cobalah tekan kukumu dan lepaskan. Jika saat ditekan kuku berubah menjadi pucat dan saat dilepaskan kuku kembali berwarna merah, maka tubuhmu normal. Namun, jika warna pucat tersebut terus terjadi, bisa dikatakan kamu kekurangan zat besi. Segeralah makan daging merah, sayuran berdaun hijau, plum dan aprikot kering. Demikian yang disampaikan oleh Dr. Mim Beim. 
4. Kuku terlepas
Kuku yang sering terlepas juga bukan tanpa alasan. Menurut Dr. Mim Beim, kuku terlepas dapat dijadikan indikator bahwa tubuh kekurangan asam klorida. Zat kimia ini biasanya terdapat dalam lambung dan sangat berperan dalam melancarkan proses pencernaan. Gunakan makanan yang berasa pahit seperti buah pare dalam menu makan.  
5. Bintik putih
Ada lagi tanda yang terjadi pada kuku. Bila kamu mengamati ada bintik putih pada kuku, tandanya kamu kekurangan seng atau zinc. Dr. Mim Beim menyarankan untuk memperbanyak makanan laut seperti tiram, serta biji-bijian dan daging. 
6. Tepi lidah bergerigi
Sesekali julurkan lidah dan amati bagian tepinya bergerigi apa tidak. Jika benar, itu tandanya kamu kurang istirahat dan tubuhmu terlalu lelah. Cobalah untuk liburan agar stres yang ada dapat hilang. Tambahkan asupan vitamin A dan vitamin B kompleks dalam setiap menu sehatmu. Hal ini sesuai dengan pernyataan Dr. Mim Beim dalam lansirannya di Body Soul. 
7. Lidah putih
Kalau tanda yang ini mungkin sering kamu jumpai. Adanya lapisan putih pada permukaan lidah menjadi tanda terjadinya seriawan. Cara mengatasinya dengan mengurangi asupan gula dan minuman manis lainnya. 
8. Kepala berkeringat
Tanda-tanda kekurangan vitamin yang lain dapat diketahui dari munculnya keringat di kepala. Dr. Michael Holick, salah satu peneliti vitamin D di Mercola Foundation, mengatakan hal ini disebabkan tubuh mengalami kekurangan vitamin D. Walau ini masih menjadi gejala awal, namun ada baiknya untuk segera periksa ke dokter agar segera disembuhkan.
Maka dari itu disarankan untuk rajin makan sayur dan buah-buahan yang menjadi sumber alami vitamin dan mineral. Makanlah beragam buah sumber berbagai macam vitamin. Misalnya, buah jeruk, buah markisa, buah apel, buah tomat, buah cerry, buah melon dan buah lainnya. Selain itu jangan lupa sayur dan makanan sumber gizi yang lainnya. Demikian 8 tanda tanda tubuh kurang vitamin, semoga Anda pembaca memiliki tubuh yang sehat terus ya.

Adab Berbicara Bagi Kaum Wanita

Melihat perkembangan zaman saat ini semakin carut marut membuat hati kita semakin miris. Semakin banyak acara acara di televisi yang justru malah menjadi pembelah iman kita, seperti acara gosip yang lebih sering di tonton kaum hawa tentunya. Ini sangat riskan dalam membentuk kepribadian seorang muslimah dalam berbicara menurut pandangan Islam sendiri. Berikut adalah adab berbicara bagi para wanita muslimah yang semoga memberikan manfaat serta benteng untuk menjaga keimanan kita kepada Allah SWT.

1. Berhati-hatilah dari terlalu banyak berceloteh dan terlalu banyak berbicara, Allah Ta’ala berfirman:

” لا خير في كثير من نجواهم إلا من أمر بصدقة أو معروف أو إصلاح بين الناس ” (النساء: الآية 114).

“Dan tidak ada kebaikan pada kebanyakan bisikan-bisikan mereka, kecuali bisikan-bisikan dari orang yang menyuruh (manusia) memberi sedekah, atau berbuat ma’ruf, atau mengadakan perdamaian diantara manusia “. (An nisa:114)

Dan ketahuilah wahai saudariku,semoga Allah ta’ala merahmatimu dan menunjukimu kepada jalan kebaikan, bahwa disana ada yang senantiasa mengamati dan mencatat perkataanmu.

“عن اليمين وعن الشمال قعيد. ما يلفظ من قولٍ إلا لديه رقيب عتيد ” (ق: الآية 17-18)

“Seorang duduk disebelah kanan,dan yang lain duduk disebelah kiri.tiada satu ucapanpun yang diucapkan melainkan ada didekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir” (Qaaf:17-18).

Maka jadikanlah ucapanmu itu menjadi perkataan yang ringkas, jelas yang tidak bertele-tele yang dengannya akan memperpanjang pembicaraan.

2. Bacalah Al qur’an nur karim dan bersemangatlah untuk menjadikan itu sebagai wirid keseharianmu, dan senantiasalah berusaha untuk menghafalkannya sesuai kesanggupanmu agar engkau bisa mendapatkan pahala yang besar dihari kiamat nanti.

أبو داود والترمذي عن عبد الله بن عمرو رضي الله عنهما- عن النبي صلى الله عليه وسلم قال: ” يقال لصاحب القرآن: اقرأ وارتق ورتّل كما كنت ترتّل في الدنيا فإن منزلتك عند آخر آية تقرؤها رواه

Dari abdullah bin ‘umar radiyallohu ‘anhu, dari Nabi Shallallahu Alaihi wa aalihi wasallam, beliau bersabda:

dikatakan pada orang yang senang membaca alqur’an: bacalah dengan tartil sebagaimana engkau dulu sewaktu di dunia membacanya dengan tartil, karena sesungguhnya kedudukanmu adalah pada akhir ayat yang engkau baca. HR.abu daud dan attirmidzi

3. Tidaklah terpuji jika engkau selalu menyampaikan setiap apa yang engkau dengarkan, karena kebiasaan ini akan menjatuhkan dirimu kedalam kedustaan.

عن أبي هريرة رضي الله عنه أن النبي صلى الله عليه وسلم قال: ” كفى بالمرء كذباً أن يتحدّث بكل ما سمع

Dari Abu hurairah radiallahu ‘anhu,sesungguhnya Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Cukuplah seseorang itu dikatakan sebagai pendusta ketika dia menyampaikan setiap apa yang dia dengarkan.” HR.Muslim dan Abu Dawud

4. Menjauhi dari sikap menyombongkan diri (berhias diri) dengan sesuatu yang tidak ada pada dirimu, dengan tujuan membanggakan diri dihadapan manusia.

عن عائشة – رضي الله عنها- أن امرأة قالت: يا رسول الله، أقول إن زوجي أعطاني ما لم يعطني؟ قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: ” المتشبّع بما لم يُعط كلابس ثوبي زور

Dari aisyah radiyallohu ‘anha, ada seorang wanita yang mengatakan:wahai Rasulullah, aku mengatakan bahwa suamiku memberikan sesuatu kepadaku yang sebenarnya tidak diberikannya.berkata Rasulullah Shallallahu Alaihi wa aalihi wasallam,: orang yang merasa memiliki sesuatu yang ia tidak diberi, seperti orang yang memakai dua pakaian kedustaan.” (muttafaq alaihi)

5. Sesungguhnya dzikrullah memberikan pengaruh yang kuat didalam kehidupan ruh seorang muslim, kejiwaannya, jasmaninya dan kehidupan masyarakatnya. maka bersemangatlah wahai saudariku muslimah untuk senantiasa berdzikir kepada Allah ta’ala, disetiap waktu dan keadaanmu.

Allah ta’ala memuji hamba-hambanya yang mukhlis dalam firman-Nya:

” الذين يذكرون الله قياماً وقعوداً وعلى جنوبهم… ” (آل عمران: الآية 191).

“(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring…” (Ali imran:191).

6. Jika engkau hendak berbicara,maka jauhilah sifat merasa kagum dengan diri sendiri, sok fasih dan terlalu memaksakan diri dalam bertutur kata, sebab ini merupakan sifat yang sangat dibenci Rasulullah Shallallahu Alaihi wa aalihi wasallam. Beliau bersabda:

وإن أبغضكم إليّ وأبعدكم مني مجلساً يوم القيامة الثرثارون والمتشدقون والمتفيهقون “.

“sesungguhnya orang yang paling aku benci diantara kalian dan yang paling jauh majelisnya dariku pada hari kiamat : orang yang berlebihan dalam berbicara, sok fasih dengan ucapannya dan merasa ta’ajjub terhadap ucapannya.” HR.Tirmidzi,Ibnu Hibban dan yang lainnya dari hadits Abu Tsa’labah Al-Khusyani radhiallahu anhu

7. Jauhilah dari terlalu banyak tertawa,terlalu banyak berbicara dan berceloteh.jadikanlah Rasulullah Shallallahu Alaihi wa aalihi wasallam, sebagai teladan bagimu, dimana beliau lebih banyak diam dan banyak berfikir beliau Shallallahu Alaihi wa aalihi wasallam, menjauhkan diri dari terlalu banyak tertawa dan menyibukkan diri dengannya.bahkan jadikanlah setiap apa yang engkau ucapkan itu adalah perkataan yang mengandung kebaikan, dan jika tidak, maka diam itu lebih utama bagimu.

Rasulullah Shallallahu Alaihi wa aalihi wasallam, bersabda:

” من كان يؤمن بالله واليوم الآخر فليقل خيراً أو ليصمت “.

” Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir,maka hendaknya dia berkata dengan perkataan yang baik,atau hendaknya dia diam.” muttafaq alaihi dari hadits Abu Hurairah radhiallahu anhu

8. Dan jangan kalian memotong pembicaraan seseorang yang sedang berbicara atau membantahnya, atau meremehkan ucapannya. Bahkan jadilah pendengar yang baik dan itu lebih beradab bagimu, dan ketika harus membantahnya, maka jadikanlah bantahanmu dengan cara yang paling baik sebagai syi’ar kepribadianmu.

9. Jangan suka mengolok-olok terhadap cara berbicara orang lain, seperti orang yang terbata-bata dalam berbicara atau seseorang yang kesulitan berbicara. 

Alah Ta’ala berfirman:


” يا أيها الذين آمنوا لا يسخر قوم من قوم عسى أن يكونوا خيراً منهم ولا نساء من نساء عسى أن يكن خيراً منهن ” (الحجرات: الآية 11).

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah sekumpulan orang laki-laki merendahkan kumpulan yang lain, boleh jadi yang ditertawakan itu lebih baik dari mereka. Dan jangan pula sekumpulan perempuan merendahkan kumpulan lainnya, boleh jadi yang direndahkan itu lebih baik.” QS.Al-Hujurat:11

10. Jika engkau mendengarkan bacaan Alqur’an, maka berhentilah dari berbicara, apapun yang engkau bicarakan, karena itu merupakan adab terhadap kalamullah dan juga sesuai dengan perintah-Nya.

Allah berfirman:

” وإذا قرىء القرآن فاستمعوا له وأنصتوا لعلكم ترحمون ” (الأعراف: الآية 204).

“dan apabila dibacakan Alqur’an,maka dengarkanlah dengan baik dan perhatikanlah dengan tenang agar kalian diberi rahmat”. Qs.al a’raf :204

11. Bertakwalah kepada Allah wahai saudariku muslimah,bersihkanlah majelismu dari ghibah dan namimah (adu domba) sebagaimana yang Allah ‘azza wajalla perintahkan kepadamu untuk menjauhinya. bersemangatlah engkau untuk menjadikan didalam majelismu itu adalah perkataan-perkataan yang baik,dalam rangka menasehati,dan petunjuk kepada kebaikan. perkataan itu adalah sebuah perkara yang besar, berapa banyak dari perkataan seseorang yang dapat menyebabkan kemarahan dari Allah ‘azza wajalla dan menjatuhkan pelakunya kedalam jurang neraka.

Didalam hadits Mu’adz radhiallahu anhu tatkala Beliau bertanya kepada Nabi Shallallahu Alaihi wa aalihi wasallam: apakah kami akan disiksa dengan apa yang kami ucapkan? Maka jawab Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam bersabda:

” ثكلتك أمك يا معاذ. وهل يكبّ الناس في النار على وجوههم إلا حصائدُ ألسنتهم ” ( رواه الترمذي).

“engkau telah keliru wahai Mu’adz, tidaklah manusia dilemparkan ke Neraka diatas wajah-wajah mereka melainkan disebabkan oleh ucapan-ucapan mereka.” R.Tirmidzi,An-Nasaai dan Ibnu Majah

12. Dan semoga Allah menjagamu dari menghadiri majelis yang buruk dan berbaur dengan para pelakunya, dan bersegeralah-semoga Allah menjagamu- menuju majelis yang penuh dengan keutamaan, kebaikan dan keberuntungan.

13. Dan jika engkau duduk sendiri dalam suatu majelis, atau bersama dengan sebagian saudarimu, maka senantiasalah untuk berdzikir mengingat Allah ‘azza wajalla dalam setiap keadaanmu sehingga engkau kembali dalam keadaan mendapatkan kebaikan dan mendapatkan pahala.

Allah ‘azza wajalla berfirman:

” الذين يذكرون الله قياماً وقعوداً وعلى جنوبهم “. (آل عمران: الآية 191)

Artinya: “(yaitu) orang – orang yang mengingat Allah sambil berdiri,atau duduk,atau dalam keadaan berbaring” (QS..ali ‘imran :191)

14. Dan jika engkau hendak berdiri keluar dari majelis, maka ingatlah untuk selalu mengucapkan:

” سبحانك الله وبحمدك أشهد أن لا إله إلا أنت، أستغفرك وأتوب إليك “.

“maha suci Engkau ya Allah dan bagimu segala pujian,aku bersaksi bahwa tidak ada Ilah yang berhak untuk disembah kecuali Engkau, aku memohon ampun kepada-Mu, dan aku bertaubat kepada-Mu” Sehingga diampuni bagimu segala kesalahanmu di dalam majelis tersebut.

Semoga artikel Adab Berbicara Bagi Kaum Wanita diatas dapat memberikan manfaat bagi kita semua .. Amiin

Sayangilah Orang Tua Perempuanmu ( Ibu )

Setiap orang pastilah menjadi seorang anak dari ibunya, dan pastilah memiliki kesan yang mendalam tentang seorang wanita kuat yang telah mengandung dan melahirkannya. Pasti ada cerita manis dan penuh kehangatan akan seorang perempuan yang mengagumkan. Apakah Anda juga punya kesan yang sama tentang Ibu Anda


Seribu kata tak akan cukup untuk menceritakan seorang wanita yang kita panggil Ibu. Sosok ibu pasti memiliki pengaruh yang besar dalam kehidupan setiap anaknya. Hubungan antara ibu dan anak adalah hubungan yang memiliki kategorinya sendiri. Tidak ada ikatan yang sangat kuat di seluruh dunia seperti ikatan antara seorang ibu dan anaknya. Tak ada cinta yang spontan, begitu pemaaf dan penuh ampunan seperti cinta ibu. Kasih ibu bagaikan mata air abadi dan matahari penghangat jiwa kita. 

Ada banyak alasan mengapa kita harus menyayangi ibu, sang cahaya cinta yang tak pernah pudar.
1. Saya tidak akan lahir tanpa dirinya.
2. Beliau yang mengajari saya sopan santun dan semua hal yang berguna.
3. Ibu mengajari saya untuk selalu menjadi diri sendiri
4. Beliau mengajari saya memasak
5. Ketika hidup penuh tekanan dan membuat stres ibu yang menjadi penguat diri saya
6. Beliau adalah orang yang paling banyak berdoa untuk saya
7. Ibu selalu memaafkan saya.
8. Ibu selalu meyakinkan saya agar terus maju dan meraih sesuatu tanpa putus asa.
9. Beliau selalu mendengarkan semua kisah dan cerita konyol dalam hidup saya.
10. Ibu selalu menerima semua kebiasaan aneh saya.
11. Dia selalu memasak makanan terlezat bagi keluarga.
12. Ibu adalah fans no 1 saya.
13. Ibu adalah orang yang selalu bekerja keras.
14. Beliau adalah orang yang selalu membuat hari ulang tahun saya berkesan.
15.Ibu selalu percaya pada saya.
16. Beliau selalu mengajari saya untuk percaya kepada diri saya sendiri.
17. Dia mengajari saya semua hal yang saya perlu tahu tentang menjadi manusia yang baik.
18. Seringkali beliau menelepon saya ketika saya memikirkannya.
19. Ibu adalah perawat terbaik yang pernah ada ketika saya sakit.
20. Ibu adalah sahabat terbaik saya.
Tak bisa dipungkiri, kehadiran ibu menyajikan pelita jalan kesuksesan si anak. Di setiap tetes keringat dan air matanya, ibu akan terus mencintai anak-anaknya. Seberapa besar pun rasa sayang Anda terhadap ibu Anda, maka ketahui lah bahwa rasa sayang seorang ibu terhadap anaknya melebihi rasa sayang Anda terhadap ibu, maka jagalah perasaannya walaupun ibu Anda selalu membukakan pintu maaf untuk anaknya.

Kalau Anda sangat mencintai ibu, mama, atau bunda tersayang, tidak ada salahnya kita memberikan apresiasi lebih pada hari ibu nanti, namun senantiasa kita selalu menyayangi beliau setiap saat buakn cuma pada satu hari dalam setahun. 

Doa dan Manfaat Untuk Orang Menikah

Hari itu, Uqail bin Abu Thalib radhiyallahu ‘anhu menikah. Di tengah perayaan kebahagiaannya, ia merasakan kegundahan saat mendengar banyak para tamu mendoakannya dengan mengucapkan

بِالرَّفَاءِ وَ الْبَنِيْن
“semoga bahagia dan banyak anak”

Tak mau berlarut-larut dalam kegundahan dan demi meluruskan kekeliruan, Uqail pun mengatakan kepada tamu tersebut: “Janganlah kamu mendoakan demikian karena Rasulullah telah melarangnya.”

“Lalu, aku harus mendoakan bagaimana?”

“Ucapkanlah doa yang diajarkan Rasulullah:

بَارَكَ اللَّهُ لَكَ وَ بَارَكَ عَلَيْكَ وَ جَمَعَ بَيْنَكُمَا فِيْ خَيْرٍ
‘Semoga Allah menganugerahkan barakah kepadamu, semoga Allah juga menganugerahkan barakah atasmu, dan semoga Dia menghimpun kalian berdua dalam kebaikan’”

Mengapa Rasulullah melarang seseorang mendoakan pengantin dengan ucapan “semoga bahagia dan banyak anak”? Wallahu a’lam bish shawab. Hanya Allah Subhanahu wa Ta’ala yang mengetahui hakikat sejati di balik larangan ini. Namun, kita bisa memetik hikmah sebagaimana dijelaskan Ustadz Muhammad Fauzil Adhim dalam buku Kado Pernikahan untuk Istriku dan ditulis Ustadz Salim A. Fillah dalam buku Bahagianya Merayakan Cinta.

Para ulama menerangkan bahwa hukum mendoakan pengantin dengan ucapan “semoga bahagia dan banyak anak” ini adalah makruh. Larangan tersebut tidak serta merta haram karena dalam hadits yang lain Rasulullah membanggakan banyaknya jumlah umatnya dibanding umat nabi-nabi sebelumnya. Jadi dalam Islam, banyak anak itu bagus. Bahagia dalam pernikahan juga bukan sebuah hal yang dilarang. Namun, mendoakan pengantin dengan ucapan “semoga bahagia dan banyak anak” bukanlah doa yang tepat.

Rasulullah melarang mendoakan pengantin “semoga bahagia dan banyak anak” dan beliau menganjurkan umatnya untuk mendoakan dengan ucapan:

بَارَكَ اللَّهُ لَكَ وَ بَارَكَ عَلَيْكَ وَ جَمَعَ بَيْنَكُمَا فِيْ خَيْرٍ
“Semoga Allah menganugerahkan barakah kepadamu, semoga Allah juga menganugerahkan barakah atasmu, dan semoga Dia menghimpun kalian berdua dalam kebaikan”

Hari hari setelah pernikahan tidak selalu merupakan hari yang bahagia. Orang yang menikah juga belum tentu memiliki banyak anak. Maka membayangkan setelah menikah akan selalu bahagia dan memiliki banyak anak adalah hal yang tak sepenuhnya benar, tak spenuhnya bisa menjadi kenyataan bagi tiap orang.

Sebagaimana fase kehidupan lainnya, hari-hari dalam kehidupan berumah tangga juga diwarnai oleh dua hal: kadang kita menemukan hal-hal yang kita sukai, kadang kita menemukan hal yang tidak kita sukai. Kadang kita mengalami hal-hal yang kita inginkan, kadang kita mengalami hal-hal yang tidak kita inginkan. Kadang kita menjumpai perkara dan peristiwa yang membuat hati kita senang, kadang kita menjumpai perkara dan peristiwa yang membuat hati kita tidak senang. Pada kedua sisi itu, kita berharap ada barakah. Pada kedua sisi itu, kita mendoakan pasangan suami istri selalu mendapatkan barakah. Inilah yang kita tangkap dari doa ini. Dan inilah yang jauh lebih baik daripada “bahagia dan banyak anak.”

Dalam doa yang diajarkan Rasulullah ini, ada kata laka dan ada ‘alaika. Meskipun sama-sama keberkahan yang diminta, tetapi dengan adanya preposisi yang berbeda ini, maknanya menjadi: barakah pada hal-hal yang disenangi dan sekaligus barakah pada hal-hal yang tidak disenangi. Jadi kita mendoakan pengantin muslim senantiasa mendapatkan keberkahan baik dalam kondisi yang mereka senangi maupun tidak mereka senangi. Misalnya saat mereka diluaskan rezekinya oleh Allah, mereka berada dalam keberkahan dengan sikap syukur dan banyaknya infaq. Dan ketika suatu saat mereka berada dalam keterbatasan ekonomi, mereka juga berada dalam keberkahan dengan sikap sabar dan iffah-nya.

Dengan mendoakan barakah, berarti kita merangkum sekian banyak kebaikan dalam satu ikatan. Seperti saat menyuruh seseorang untuk shalat dengan khusyu’, sesungguhnya untuk dapat mencapai perintah itu harus thaharah dulu, berwudhu dulu, memenuhi syarat dan rukun shalat. Demikian pula dengan barakah.

Ada suami istri yang banyak berbahagia di dunia, tetapi di akhirat masuk neraka. Tentu bukan itu yang kita harapkan terjadi pada saudara kita pengantin baru. Pun ada suami istri yang pernikahannya langgeng dan abadi di dunia, tetapi keduanya masuk neraka. Seperti Abu Lahab dan istrinya yang di-nash Allah dalam surat Al Lahab. Tentu pula, bukan seperti ini yang kita harapkan pada saudara kita pengantin baru. Kita mengharapkan mereka memperoleh banyak kebaikan; kendati bahagia dan duka datang silih berganti, dan tak semua pasangan suami istri memiliki anak yang banyak. Dan doa yang diajarkan Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam itulah doa yang paling tepat.


Menikah adalah perintah Allah Ta’alaa dan sunnah Rasulullah Saw. Dijanjikan pahala yang amat besar bagi siapa yang menjalankannya. Menikah disebut sebagai perjanjian yang agung di dalam Kitab Suci al-Qur’an. Bahkan saat terucap ijab qabul, ‘Arsy Allah Ta’alaa bergetar karena besarnya perjanjian dalam pernikahan.

Sayangnya, meski menikah sudah amat jelas landasan syariatnya, banyak yang masih ragu untuk menjalankannya. Keraguan ini disebabkan banyak hal; mulai yang logis hingga dibuat-buat. Pasalnya, menikah tak serumit yang dibayangkan. Karena, menikah adalah ibadah dan siapa yang menjalankannya, Allah Ta’alaa akan menolongnya.

Oleh karenanya, diperlukan banyak kajian tentang apa saja tujuan menikah. Harapannya, akan banyak yang bersegera dan berniat untuk membuktikannya.

Meskipun, kaidah utamanya akan tetap berlaku: sebanyak apa pun riset dan teori akan sia-sia jika tidak dilakukan. Karena ilmu hanya terasa manfaatnya setelah bertranformasi menjadi amal shaleh.

Ada banyak manfaat dari menikah, yaitu sebagai berikut (mungkin Anda bisa menambahkan setelah menjalankan pernikahan) :
1. Melakukan perintah Allah Ta’alaa
2. Meneladani Sunnah Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa sallam
3. Mengolah rasa
4. Membentuk pola pikir yang lebih baik
5. Memenuhi kebutuhan biologis dan psikologis
6. Menjumpai sahabat sejati dalam setiap kondisi
7. Menyalurkan cinta dan kasih sayang
8. Mendapatkan surga dunia
9. Memperbanyak peran; istri atau suami, ibu atau bapak dan menantu
10. Menghalau sepi
11. Berbagi
12. Menyempurnakan separuh agama
13. Obat rindu
14. Menyatukan sayap untuk terbang bersama ke surga
15. Belajar menjadi orang tua yang bertanggung jawab
16. Memperbanyak keturunan
17. Bahagia dunia dan akhirat
18. Tidak mati dalam keadaan membujang
19. Mendapatkan pelindung dan melindungi
20. Menambah saudara
21. Membahagiakan orang tua dan keluarga
22. Menjaga diri dari dosa dan maksiat
23. Mendapatkan rasa aman dari fitnah
24. Membumi hanguskan galau
25. Ada sosok yang mengingatkan saat lalai
26. Memperluas dan memperbanyak peluang mendapatkan pahala dari hal kecil hingga besar
27. Menggapai ridha Allah Ta’alaa melalui ridha orang tua dan pasangan hidup
28. Melengkapi kekosongan hati
29. Mendapatkan kesehatan
30. Menggapai bahagia
31. Mendapatkan karunia kaya secara materi dan psikis
Akhir kata semoga artikel doa dan manfaat untuk orang menikah ini dapat berguna bagi kita semua ... Amiin.  

Amalan amalan Ketika Turun Hujan

Sebagian orang ketika memperhatikan hujan, ada yang sampai gelisah. Apalagi jika turunnya hujan dirasa mengganggu aktivitasnya, mungkin ada meeting, janji atau yang lainnya. Sehingga yang terjadi adalah mengeluh dan mengeluh. Padahal jika kita merenung dan memahami hadits hadits Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, waktu hujan turun adalah saat mustajabnya do’a, artinya do’a semakin mudah terkabulkan.


Apa saja amalan amalan yang disunnahkan ketika hujan turun ?

Segala puji bagi Allah, pada saat ini Allah telah menganugerahkan kita suatu karunia dengan menurunkan hujan melalui kumpulan awan. Allah Ta’alaberfirman,
أَفَرَأَيْتُمُ الْمَاءَ الَّذِي تَشْرَبُونَ (68) أَأَنْتُمْ أَنْزَلْتُمُوهُ مِنَ الْمُزْنِ أَمْ نَحْنُ الْمُنْزِلُونَ (69)
Maka terangkanlah kepadaku tentang air yang kamu minum. Kamukah yang menurunkannya atau Kamikah yang menurunkannya?” (QS. Al Waqi’ah [56] : 68-69)
Begitu juga firman Allah Ta’ala,
وَأَنْزَلْنَا مِنَ الْمُعْصِرَاتِ مَاءً ثَجَّاجًا (14)
Dan Kami turunkan dari awan air yang banyak tercurah.” (QS. An Naba’ [78] : 14)
Allah Ta’ala juga berfirman,
Maka kelihatanlah olehmu hujan keluar dari celah-celahnya.” (QS. An Nur [24] : 43) yaitu dari celah-celah awan.[1]
Merupakan tanda kekuasaan Allah Ta’ala, kesendirian-Nya dalam menguasai dan mengatur alam semesta, Allah menurunkan hujan pada tanah yang tandus yang tidak tumbuh tanaman sehingga pada tanah tersebut tumbuhlah tanaman yang indah untuk dipandang. Allah Ta’ala telah mengatakan yang demikian dalam firman-Nya,
وَمِنْ آيَاتِهِ أَنَّكَ تَرَى الأرْضَ خَاشِعَةً فَإِذَا أَنْزَلْنَا عَلَيْهَا الْمَاءَ اهْتَزَّتْ وَرَبَتْ إِنَّ الَّذِي أَحْيَاهَا لَمُحْيِي الْمَوْتَى إِنَّهُ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
Dan di antara tanda-tanda-Nya (ialah) bahwa kau lihat bumi kering dan gersang, maka apabila Kami turunkan air di atasnya, niscaya ia bergerak dan subur. Sesungguhnya Tuhan Yang menghidupkannya, Pastilah dapat menghidupkan yang mati. Sesungguhnya Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.” (QS. Fushshilat [41] : 39). 
Itulah hujan, yang Allah turunkan untuk menghidupkan tanah yang mati. Sebagaimana pembaca dapat melihat pada daerah yang kering dan jarang sekali dijumpai air seperti Gunung Kidul, tatkala hujan itu turun, datanglah keberkahan dengan mekarnya kembali berbagai tanaman dan pohon jati kembali hidup setelah sebelumnya kering tanpa daun. Sungguh ini adalah suatu kenikmatan yang amat besar.
Sebagai tanda syukur kepada Allah atas nikmat hujan yang telah diberikan ini, sebaiknya kita mengilmui beberapa hal seputar musim hujan.
Beberapa Amalan Ketika Turun Hujan
1. Keadaan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam Tatkala Mendung
Ketika muncul mendung, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam begitu khawatir, jangan-jangan akan datang adzab dan kemurkaan Allah. Dari Aisyahradhiyallahu ‘anha, beliau berkata,
كَانَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا رَأَى نَاشِئاً فِي أُفُقٍ مِنْ آفَاِق السَمَاءِ، تَرَكَ عَمَلَهُ- وَإِنْ كَانَ فِي صَلَاةٍ- ثُمَّ أَقْبَلَ عَلَيْهِ؛ فَإِنْ كَشَفَهُ اللهُ حَمِدَ اللهَ، وَإِنْ مَطَرَتْ قَالَ: “اللَّهُمَّ صَيِّباً نَافِعاً”
”Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam apabila melihat awan (yang belum berkumpul sempurna, pen) di salah satu ufuk langit, beliau meninggalkan aktivitasnya –meskipun dalam shalat- kemudian beliau kembali melakukannya lagi (jika hujan sudah selesai, pen). Ketika awan tadi telah hilang, beliau memuji Allah. Namun, jika turun hujan, beliau mengucapkan, “Allahumma shoyyiban nafi’an” [Ya Allah jadikanlah hujan ini sebagi hujan yang bermanfaat].”[2]
’Aisyah radhiyallahu ’anha berkata,
كَانَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – إِذَا رَأَى مَخِيلَةً فِى السَّمَاءِ أَقْبَلَ وَأَدْبَرَ وَدَخَلَ وَخَرَجَ وَتَغَيَّرَ وَجْهُهُ ، فَإِذَا أَمْطَرَتِ السَّمَاءُ سُرِّىَ عَنْهُ ، فَعَرَّفَتْهُ عَائِشَةُ ذَلِكَ ، فَقَالَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – « مَا أَدْرِى لَعَلَّهُ كَمَا قَالَ قَوْمٌ ( فَلَمَّا رَأَوْهُ عَارِضًا مُسْتَقْبِلَ أَوْدِيَتِهِمْ ) »
”Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam apabila melihat mendung di langit, beliau beranjak ke depan, ke belakang atau beralih masuk atau keluar, dan berubahlah raut wajah beliau. Apabila hujan turun, beliau shallallahu ’alaihi wa sallam mulai menenangkan hatinya. ’Aisyah sudah memaklumi jika beliau melakukan seperti itu. Lalu Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam mengatakan, ”Aku tidak mengetahui apa ini, seakan-akan inilah yang terjadi (pada Kaum ’Aad) sebagaimana Allah berfirman (yang artinya), ”Maka tatkala mereka melihat azab itu berupa awan yang menuju ke lembah-lembah mereka.” (QS. Al Ahqaf [46] : 24)”[3]
Ibnu Hajar mengatakan, ”Hadits ini menunjukkan bahwa seharusnya seseorang menjadi kusut pikirannya jika ia mengingat-ingat apa yang terjadi pada umat di masa silam dan ini merupakan peringatan agar ia selalu merasa takut akan adzab sebagaimana ditimpakan kepada mereka yaitu umat-umat sebelumnya.”[4]
2. Mensyukuri Nikmat Turunnya Hujan

Apabila Allah memberi nikmat hujan, dianjurkan bagi seorang muslim dalam rangka bersyukur kepada-Nya untuk membaca do’a,
Allahumma shoyyiban naafi’aa [Ya Allah, turunkanlah pada kami hujan yang bermanfaat].
Itulah yang Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam ucapkan ketika melihat turunnya hujan. Hal ini berdasarkan hadits dari Ummul Mukminin, ’Aisyah radhiyallahu ’anha,
إِنَّ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- كَانَ إِذَا رَأَى الْمَطَرَ قَالَ « اللَّهُمَّ صَيِّباً نَافِعاً »
”Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam ketika melihat turunnya hujan, beliau mengucapkan, ”Allahumma shoyyiban nafi’an” [Ya Allah turunkanlah pada kami hujan yang bermanfaat]”.[5]
Ibnu Baththol mengatakan, ”Hadits ini berisi anjuran untuk berdo’a ketika turun hujan agar kebaikan dan keberkahan semakin bertambah, begitu pula semakin banyak kemanfaatan.”
Al Khottobi mengatakan, ”Air hujan yang mengalir adalah suatu karunia.”[6]
3. Turunnya Hujan, Kesempatan Terbaik untuk Memanjatkan Do’a
Ibnu Qudamah dalam Al Mughni[7] mengatakan, ”Dianjurkan untuk berdo’a ketika turunnya hujan, sebagaimana diriwayatkan bahwa Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda,
اُطْلُبُوا اسْتِجَابَةَ الدُّعَاءِ عِنْدَ ثَلَاثٍ : عِنْدَ الْتِقَاءِ الْجُيُوشِ ، وَإِقَامَةِ الصَّلَاةِ ، وَنُزُولِ الْغَيْثِ
Carilah do’a yang mustajab pada tiga keadaan : [1] Bertemunya dua pasukan, [2] Menjelang shalat dilaksanakan, dan [3] Saat hujan turun.”[8]
Begitu juga terdapat hadits dari Sahl bin Sa’d, beliau berkata bahwa Rasulullahshallallahu ’alaihi wa sallambersabda,
ثِنْتَانِ مَا تُرَدَّانِ الدُّعَاءُ عِنْدَ النِّدَاءِ وَ تَحْتَ المَطَرِ
Dua do’a yang tidak akan ditolak: [1] do’a ketika adzan dan [2] do’a ketika ketika turunnya hujan.”[9]
4. Ketika Terjadi Hujan Lebat
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam suatu saat pernah meminta diturunkan hujan. Kemudian ketika hujan turun begitu lebatnya, beliau memohon pada Allah agar cuaca kembali menjadi cerah. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berdo’a,
اللَّهُمّ حَوَالَيْنَا وَلَا عَلَيْنَا,اللَّهُمَّ عَلَى الْآكَامِ وَالْجِبَالِ وَالظِّرَابِ وَبُطُونِ الْأَوْدِيَةِ وَمَنَابِتِ الشَّجَرِ
“Allahumma haawalaina wa laa ’alaina. Allahumma ’alal aakami wal jibaali, wazh zhiroobi, wa buthunil awdiyati, wa manaabitisy syajari [Ya Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami, bukan untuk merusak kami. Ya Allah, turukanlah hujan ke dataran tinggi, gunung-gunung, bukit-bukit, perut lembah dan tempat tumbuhnya pepohonan].”[10]
Ibnul Qayyim mengatakan, ”Ketika hujan semakin lebat, para sahabat meminta pada Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam supaya berdo’a agar cuaca kembali menjadi cerah. Akhirnya beliau membaca do’a di atas.”[11]
Syaikh Sholih As Sadlan mengatakan bahwa do’a di atas dibaca ketika hujan semakin lebat atau khawatir hujan akan membawa dampak bahaya.[12]
[5] Mengambil Berkah dari Air Hujan
Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu berkata, ”Kami pernah kehujanan bersama Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam. Lalu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menyingkap bajunya hingga terguyur hujan. Kemudian kami mengatakan, “Wahai Rasulullah, mengapa engkau melakukan demikian?” Kemudian Rasulullahshallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
لأَنَّهُ حَدِيثُ عَهْدٍ بِرَبِّهِ تَعَالَى
Karena hujan ini baru saja Allah ciptakan.”[13]
An Nawawi menjelaskan, “Makna hadits ini adalah hujan itu rahmat yaitu rahmat yang baru saja diciptakan oleh Allah Ta’ala. Oleh karena itu, Nabishallallahu ‘alaihi wa sallam bertabaruk (mengambil berkah) dari hujan tersebut.”[14]
An Nawawi selanjutnya mengatakan, ”Dalam hadits ini terdapat dalil bagi ulama Syafi’iyyah tentang dianjurkannya menyingkap sebagian badan (selain aurat) pada awal turunnya hujan, agar terguyur air hujan tersebut. Dan mereka juga berdalil dari hadits ini bahwa seseorang yang tidak memiliki keutamaan, apabila melihat orang yang lebih berilmu melakukan sesuatu yang ia tidak ketahui, hendaknya ia menanyakannya untuk diajari lalu dia mengamalkannya dan mengajarkannya pada yang lain.”[15]
Dalam hal mencari berkah dengan air hujan dicontohkan pula oleh sahabat Ibnu ‘Abbas. Beliau berkata,
أَنَّهُ كَانَ إِذَا أَمْطَرَتِ السَّمَاءُ، يَقُوْلُ: “يَا جَارِيَّةُ ! أَخْرِجِي سَرْجِي، أَخْرِجِي ثِيَابِي، وَيَقُوْلُ: وَنَزَّلْنَا مِنَ السَّمَاءِ مَاءً مُبَارَكاً [ق: 9].
”Apabila turun hujan, beliau mengatakan, ”Wahai jariyah keluarkanlah pelanaku, juga bajuku”.” Lalu beliau membacakan (ayat) [yang artinya], ”Dan Kami menurunkan dari langit air yang penuh barokah (banyak manfaatnya).” (QS. Qaaf [50] : 9)” [16]
6. Dianjurkan Berwudhu dengan Air Hujan
Ibnu Qudamah mengatakan, ”Dianjurkan untuk berwudhu dengan air hujan apabila airnya mengalir deras.”[17]
Dari Yazid bin Al Hadi, apabila air yang deras mengalir, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan,
اُخْرُجُوا بِنَا إلَى هَذَا الَّذِي جَعَلَهُ اللَّهُ طَهُورًا ، فَنَتَطَهَّرَمِنْهُ وَنَحْمَدَ اللّهَ عَلَيْهِ
Keluarlah kalian bersama kami menuju air ini yang telah dijadikan oleh Allah sebagai alat untuk bersuci.”Kemudian kami bersuci dengan air tersebut dan memuji Allah atas nikmat ini.”[18]
Namun, hadits di atas adalah hadits yang lemah karena munqothi’ (terputus sanadnya) sebagaimana dikatakan oleh Al Baihaqi[19].
Ada hadits yang serupa dengan hadits di atas dan shahih,
كَانَ يَقُوْلُ إِذَا سَالَ الوَادِي ” أُخْرُجُوْا بِنَا إِلَى هَذَا الَّذِي جَعَلَهُ اللهُ طَهُوْرًا فَنَتَطَهَّرُ بِهِ “
“Apabila air mengalir di lembah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan, “Keluarlah kalian bersama kami menuju air ini yang telah dijadikan oleh Allah sebagai alat untuk bersuci”. Kemudian kami bersuci dengannya.”[20]
7. Janganlah Mencela Hujan
Sungguh sangat disayangkan sekali, setiap orang sudah mengetahui bahwa hujan merupakan nikmat dari Allah Ta’ala. Namun, ketika hujan dirasa mengganggu aktivitasnya, timbullah kata-kata celaan, “Aduh!! hujan lagi, hujan lagi”.
Perlu diketahui bahwa setiap yang seseorang ucapkan, baik yang bernilai dosa atau tidak bernilai dosa dan pahala, semua akan masuk dalam catatan malaikat. Allah Ta’ala berfirman,
مَا يَلْفِظُ مِنْ قَوْلٍ إِلَّا لَدَيْهِ رَقِيبٌ عَتِيدٌ
Tiada suatu ucapanpun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir.” (QS. Qaaf [50] : 18)
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda,
إِنَّ الْعَبْدَ لَيَتَكَلَّمُ بِالْكَلِمَةِ مِنْ رِضْوَانِ اللَّهِ لاَ يُلْقِى لَهَا بَالاً ، يَرْفَعُ اللَّهُ بِهَا دَرَجَاتٍ ، وَإِنَّ الْعَبْدَ لَيَتَكَلَّمُ بِالْكَلِمَةِ مِنْ سَخَطِ اللَّهِ لاَ يُلْقِى لَهَا بَالاً يَهْوِى بِهَا فِى جَهَنَّمَ
Sesungguhnya ada seorang hamba berbicara dengan suatu perkataan yang tidak dia pikirkan lalu Allah mengangkat derajatnya disebabkan perkataannya itu. Dan ada juga seorang hamba yang berbicara dengan suatu perkataan yang membuat Allah murka dan tidak pernah dipikirkan bahayanya lalu dia dilemparkan ke dalam jahannam.”[21]
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam telah menasehatkan kita agar jangan selalu menjadikan makhluk yang tidak dapat berbuat apa-apa sebagai kambing hitam jika kita mendapatkan sesuatu yang tidak kita sukai. Seperti beliau melarang kita mencela waktu dan angin karena kedua makhluk tersebut tidak dapat berbuat apa-apa.
Dalam sebuah hadits qudsi, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, Allah Ta’ala berfirman,
قَالَ اللَّهُ تَعَالَى يُؤْذِينِى ابْنُ آدَمَ ، يَسُبُّ الدَّهْرَ وَأَنَا الدَّهْرُ ، بِيَدِى الأَمْرُ ، أُقَلِّبُ اللَّيْلَ وَالنَّهَارَ
Manusia menyakiti Aku; dia mencaci maki masa (waktu), padahal Aku adalah pemilik dan pengatur masa, Aku-lah yang mengatur malam dan siang menjadi silih berganti.[22]
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda,
لاَ تَسُبُّوا الرِّيحَ
Janganlah kamu mencaci maki angin.”[23]
Dari dalil di atas terlihat bahwa mencaci maki masa (waktu) dan angin adalah sesuatu yang terlarang. Begitu pula halnya dengan mencaci maki makhluk yang tidak dapat berbuat apa-apa, seperti mencaci maki angin dan hujan adalah terlarang.
Larangan ini bisa termasuk syirik akbar (syirik yang mengeluarkan seseorang dari Islam) jika diyakini makhluk tersebut sebagai pelaku dari kejelekan yang terjadi. Meyakini demikian berarti meyakini bahwa makhluk tersebut yang menjadikan baik dan buruk. Ini sama saja dengan menyatakan ada pencipta selain Allah. Namun, jika diyakini yang menakdirkan adalah Allah sedangkan makhluk-makhluk tersebut bukan pelaku dan hanya sebagai sebab saja, maka seperti ini hukumnya haram, tidak sampai derajat syirik. Dan apabila yang dimaksudkan cuma sekedar pemberitaan, -seperti mengatakan, “Hari ini hujan deras, sehingga kita tidak bisa berangkat ke masjid untuk shalat”, tanpa ada tujuan mencela sama sekali maka seperti ini tidaklah mengapa.[24]
Intinya, mencela hujan tidak terlepas dari hal yang terlarang karena itu sama saja orang yang mencela hujan mencela Pencipta hujan yaitu Allah Ta’ala. Ini juga menunjukkan ketidaksabaran pada diri orang yang mencela. Sudah seharusnya lisan ini selalu dijaga. Jangan sampai kita mengeluarkan kata-kata yang dapat membuat Allah murka. Semestinya yang dilakukan ketika turun hujan adalah banyak bersyukur kepada-Nya sebagaimana telah diterangkan dalam point-point sebelumnya.
8. Berdo’a Setelah Turunnya Hujan
Dari Zaid bin Kholid Al Juhani, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melakukan shalat shubuh bersama kami di Hudaibiyah setelah hujan turun pada malam harinya. Tatkala hendak pergi, beliau menghadap jama’ah shalat, lalu mengatakan, ”Apakah kalian mengetahui apa yang dikatakan Rabb kalian?” Kemudian mereka mengatakan,”Allah dan Rasul-Nya yang lebih mengetahui”. Kemudian Rasulullahshallallahu ‘alaihi wa sallambersabda,
« أَصْبَحَ مِنْ عِبَادِى مُؤْمِنٌ بِى وَكَافِرٌ فَأَمَّا مَنْ قَالَ مُطِرْنَا بِفَضْلِ اللَّهِ وَرَحْمَتِهِ. فَذَلِكَ مُؤْمِنٌ بِى وَكَافِرٌ بِالْكَوْكَبِ وَأَمَّا مَنْ قَالَ مُطِرْنَا بِنَوْءِ كَذَا وَكَذَا. فَذَلِكَ كَافِرٌ بِى مُؤْمِنٌ بِالْكَوْكَبِ »
“Pada pagi hari, di antara hambaKu ada yang beriman kepadaKu dan ada yang kafir. Siapa yang mengatakan ’Muthirna bi fadhlillahi wa rohmatih’ (Kita diberi hujan karena karunia dan rahmat Allah)maka dialah yang beriman kepadaku dan kufur terhadap bintang-bintang. Sedangkan yang mengatakan ‘Muthirna binnau kadza wa kadza’ (Kami diberi hujan karena sebab bintang ini dan ini), maka dialah yang kufur kepadaku dan beriman pada bintang-bintang.”[25]
Dari hadits ini terdapat dalil untuk mengucapkan ‘Muthirna bi fadhlillahi wa rohmatih’ (Kita diberi hujan karena karunia dan rahmat Allah) setelah turun hujan sebagai tanda syukur atas nikmat hujan yang diberikan.
Syaikh Muhammad bin Sholih Al Utsaimin rahimahullah mengatakan, ”Tidak boleh bagi seseorang menyandarkan turunnya hujan karena sebab bintang-bintang. Hal ini bisa termasuk kufur akbar yang menyebabkan seseorang keluar dari Islam jika ia meyakini bahwa bintang tersebut adalah yang menciptakan hujan. Namun kalau menganggap bintang tersebut hanya sebagai sebab, maka seperti ini termasuk kufur ashgor (kufur yang tidak menyebabkan seseorang keluar dari Islam). Ingatlah bahwa bintang tidak memberikan pengaruh terjadinya hujan. Bintang hanya sekedar waktu semata.”[26]
Demikian beberapa amalan yang bisa diamalkan ketikan turun hujan, semoga memberuikan manfaat bagi pembaca .... Amiin
  • [1] Lihat Majmu’ Al Fatawa, Ibnu Taimiyyah, 24/262, Darul Wafa’, cetakan ketiga, 1426 H.
  • [2] Lihat Adabul Mufrod no. 686, dihasankan oleh Syaikh Al Albani
  • [3] HR. Bukhari no. 3206
  • [4] Fathul Bari Syarh Shohih Al Bukhari, Ibnu Hajar Al ’Asqolani Asy Syafi’i, 6/301, Darul Ma’rifah, Beirut, 1379 H
  • [5] HR. Bukhari no. 1032, Ahmad no. 24190, dan An Nasai no. 1523.
  • [6] Syarh Al Bukhari, Ibnu Baththol, 5/18, Asy Syamilah.
  • [7] Al Mughni fi Fiqhil Imam Ahmad bin Hambal Asy Syaibani, Ibnu Qudamah Al Maqdisi, 2/294, Darul Fikr, Beirut, cetakan pertama, 1405 H.
  • [8] Dikeluarkan oleh Imam Syafi’i dalam Al Umm dan Al Baihaqi dalam Al Ma’rifah dari Makhul secara mursal. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih. Lihat Shohihul Jaami’ no. 1026.
  • [9] HR. Al Hakim dan Al Baihaqi. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan. Lihat Shohihul Jaami’ no. 3078.
  • [10] HR. Bukhari no. 1014.
  • [11] Zaadul Ma’ad, Ibnu Qayyim Al Jauziyah, 1/439, Muassasah Ar Risalah, cetakan ke-14, tahun 1407 H.
  • [12] Lihat Dzikru wa Tadzkir, Sholih As Sadlan, hal. 28, Asy Syamilah.
  • [13] HR. Muslim no. 898.
  • [14] Syarh Muslim, Yahya bin Syarf An Nawawi, 6/195, Dar Ihya’ At Turots Al ‘Arobiy, cetakan kedua, 1392 H.
  • [15] Syarh Muslim, 6/196.
  • [16] Lihat Adabul Mufrod no. 1228. Syaikh Al Albani mengatakan sanad hadits ini shohih dan hadits inimauquf [perkataan sahabat].
  • [17] Al Mughni, 2/295.
  • [18] Dikeluarkan oleh Al Baihaqi dalam Sunan Al Kubro (3/359) dan Tuhfatul Muhtaj (1/567). Dikeluarkan pula oleh An Nawawi dalam Al Khulashoh (2/884) dan Ibnu Katsir dalam Irsyadul Faqih (1/216) [dinukil dari http://dorar.net ]. Lihat pula Zaadul Ma’ad, Ibnul Qayyim, 1/439. Hadits ini adalah hadits yang lemah karenamunqothi’ yaitu ada sanad yang terputus.
  • [19] Syaikh Al Albani dalam Dho’if Al Jaami’ no. 4416 mengatakan bahwa hadits ini dho’if.
  • [20] HR. Muslim, Abu Daud, Al Baihaqi, dan Ahmad. Lihat Irwa’ul Gholil no. 679. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih.
  • [21] HR. Bukhari no. 6478.
  • [22] HR. Bukhari no. 4826 dan Muslim no. 2246, dari Abu Hurairah.
  • [23] HR. Tirmidzi no. 2252, dari Abu Ka’ab. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih.
  • [24] Faedah dari guru kami Ustadz Abu Isa hafizhohullah. Lihat buah pena beliau “Mutiara Faedah Kitab Tauhid”, hal. 227-231, Pustaka Muslim, cetakan pertama, Jumadal Ula 1428 H.
  • [25] HR. Bukhari no. 846 dan Muslim no. 71, dari Kholid Al Juhaniy.
  • [26] Kutub wa Rosa’il Lil ‘Utsaimin, 170/20, Asy Syamilah.
Yuk Baca. Powered by Blogger.